Translate

Senin, 19 Desember 2016

Confession #5

some said I will be more attractive if I put make up on my face.

I tried it. put a make up on my face. put a face powder, drawing eyebrows, put a mascara, put a pink blush-on on my wide cheeks, and then put a lipstick on my tiny lips.

I walked out of my room and then they said nothing about it when they saw my pathetic face.

Damn, I should be clueless.
what did exactly I do?



Minggu, 04 Desember 2016

BBKU A(wk)ward

Yogyakarta, 5 Desember 2016.

Kata mimin, BBKU A(wk)ward merupakan sebuah bentuk apresiasi dan penghargaan atas setiap blog yang terlibat dalam kegiatan BBKU seri iii ini.
Meskipun sebenarnya berat bagi saya karena saya harus melakukan voting atas blog-blog yang menurut saya tulisan-tulisan mereka bagus semua.
Jadi, dengan pendapat yang sangat personal saya memutuskan untuk memilih:

Ter-Stuart Hall
Untuk kategori ini ada tiga nominasi. Dan dari ketiga nominasi itu saya memilih INTANIABAIK. Kenapa? Blio adalah orang super sibuk yang pernah saya temui selama di KBM, penelitian kemana-mana, ke luar kota, ke luar pulau, tapi masih sempat buat nulis dan posting di BBKU seri iii ini setiap hari. Prok, prok, prok...

Ter-Matthew Arnold
Untuk kategori ini saya memilih MARUTI AHS. Tulisannya begitu menjunjung ke-adiluhungan-an, bahkan untuk tulisan yang tujuannya buat ngecengin mimin saja blio masih menggunakan bahasa yang berbudaya.

Ter-Raymond Williams
Ini adalah kategori yang menurut saya paling berat, karena dengan rela hati saya memilih CHRISTEN STEPHANIE. Alasannya simpel, dia piawai menuliskan hal-hal yang dianggap 'remah-remah'. Seakan tulisannya berbanding lurus dengan dirinya yang selalu mengaku seperti remah-remah kue nastar di pinggiran toples lebaran.

Ter-Guy Debord
Untuk kategori ini, saya pilih GISELA AYU. Alasannya sesimpel dia memamerkan bebeb-bebebnya. Bagi atu' dong cel! Haaa...

Tulisan Ter-Nobel
Ya sudah pasti tulisan ternobel adalah tulisan mas SUNARKO SAMID dengan judul "Jangan Dipelajari!" yang berhasil mendapat komentar sebanyak 29 komentar. Tapi yang jadi pertanyaan adalah kenapa orang yang kasih komentar punya wajah dan nama yang serupa? Ah entahlah, mungkin hanya semesta online yang mampu menjelaskan.

Top Komenter
Penghargaan ini sangat pas diberikan kepada mimin BBKU, AZZAN WAFIQ, yang dengan setia membaca setiap postingan dan meninggalkan komentar, walopun blio begitu super duper sibuk untuk melindungi planet namec dari serangan adu du, alien botak dengan kepala kotak dari planet ata tiga.

Yak, demikian voting ini saya buat dengan sebenar-benarnya. Atas perhatiannya, saya ucapkan terimakasih.

See you BBKU :')
I will really miss it.


Regards,
tanya eirena

pogung kidul.


Rabu, 30 November 2016

BBKU Day 30: It's A Wrap!


wah, BBKU seri iii bener-bener udah episode terakhir! antara mau bahagia karena udah ngga perlu bingung lagi tiap hari mau nulis apa atau mau sedih karena ngga bakalan bisa ngerasain meriahnya BBKU lagi tiap hari.

kemudian, menulis blog terakhir BBKU seri iii ini dengan diiringi lantunan lagu-lagu ost. drama korea "the gentlemen's dignity", kalo kata anak kekinian, biar makin halu ~


-------------------------------------------------------

pada kesempatan ini, aku mau bilang terimakasih khususnya buat mas riza pahlevi aka sunarko levi aka pahlevou aka sang-cahaya-itu-sendiri aka founding father BBKU.
thank you for made the challenges done, & epic. aku terharu, ngga kukira bisa seseriusbagus itu :") *standing ovation*

maaf juga kalo challenges yang dikasih belum kukerjakan dengan maksimal, tapi semoga bisa terpuaskan dengan tulisan-tulisanku yang ngga bermanfaat dan ngga jelas itu, ya...
kalo aku pernah nulis soal caraku berbahagia itu ngga ada urusannya sama orang lain, untuk kali ini intervensi mas pahlevi jadi salah satu alasanku buat bahagia #eciyeee #tapiiniserius.
kalo ada sebagian orang yang bilang mas pahlevi itu kutu busuk, meski benar adanya, tapi ada momen-momen di mana mas pahlevi itu adalah kutu beraswangi. yah, aku tahu pujian ini adalah suatu penghinaan buatmu, jangan bete!

last but not least, mengutip freestyle rap-nya yonglek "ow ow yeh! lampu ini putih dan warnanya terang seperti karir gue yang akan terus bersinar dan warnanya terang, ow ow yeh!", semoga tesis dan karir mas pahlevi juga demikian adanya, terang bersinar seperti lampu. more than just a lamp, i hope.

by the way anyway on the way, i am really glad to know you and all your friends :)

-------------------------------------------------------

pada kesempatan ini, saya juga mau menyampaikan kata-kata mutiara kepada mas azzan wafiq aka bukan maling jemuran aka ki ageng bocah tua nakal aka mimin BBKU.
mas wafiq jago dah kalo nge-kampretin orang, paling jago ngecengin sis stephanie, jago bikin cerita analogi, btw aku terkesima dengan cerita pendek fiksi tentang ma(r)sha lahbuatloe dan (c)andra pahleloe. dan juga jago mengulas dosen dan mahasiswa KBM dengan kalimat-kalimat kampretnya yang tiada dua.
tapi semuanya itu dilakukan seorang wafiq karena kekuatan superpower sabretooth yang dimilikinya yaitu resistensi yang amat sangat tinggi.
baik-baiklah kalian temen-temen 16 sama mas wafiq biar ngga dikampretin lagi, hahaha!
over all, terimakasih mas wafiq sudah setia menjadi mimin yang update-nya mungkin banyakan telat, hihihi!

-------------------------------------------------------


see you on the next BBKU!



Senin, 28 November 2016

BBKU Day 28: Ngga Berasa Ya.


sebelumnya, saya mau bilang kalau tulisan saya ini sangat personal.
---

tinggal beberapa hari lagi Bulan Blogging KBM UGM seri iii selesai. wah ngga berasa ya udah mau selesai aja, jadi pada kesempatan BBKU hari ke 28 ini, saya mau bilang:

terimakasih.

saya belajar banyak hal; tentang menulis, dan tentang orang-orang yang terlibat dalam kegiatan ini.
secara personal, BBKU membuat kehidupan perkuliahan saya jadi berwarna #eciyeee

harapannya BBKU langgeng dan makin rame.

bakalan kangen sama tulisan-tulisan seperti:
kein(telek)an seorang abdul hair,
sentilan-sentilan angel yang saya nobatkan sebagai feminist KBM 16,
keabsurdan seorang wafiq yang mengaku bukan maling jemuran,
keluguan seorang stephanie,
pemikiran seorang mba dewi,
kekritisan tentang jomblo seorang mba dian,
kehakikian seorang gisela,
kebijaksanaan seorang intaniabaik,
komiknya mas aji,
kenggajelasan sis komo (baca: fian),
keserbajepangnya mba cucum sama ojan,
curahan hati dan pikirannya seorang maruti,
ke-high definition-nya mba mashita,
kisah hidupnya seorang mas moddie,
review film+kosmetiknya mba neli,
story telling-nya seorang sunarko levi,
nyikolognya seorang sunarko samid,
badum ching-nya mba ussy,
juga makasih buat mba aul yang sudah merelakan waktunya terbuang sia-sia demi mengulas blog saya yang ngga jelas,
para mamas yang belum cukup saya pahami: mas djarwo, mas saffa, mas wempy, mas baim dan mas fahru.
---
saya senang bisa jadi bagian dari BBKU seri iii ini :)


Minggu, 27 November 2016

Sabtu, 26 November 2016

BBKU Day 26: Balintataw

yogyakarta, nov 26th, 2016.




you said,
you know me through my voice.

then me,
i know you through the pupil of your eye.

Jumat, 25 November 2016

BBKU Day 25: Payung Terbang



Hujan...
melihat banyak pejalan memakai payung,
melihat banyak pemotor memakai jas hujan,
ada juga pemotor yang memakai payung.
jadi ingat waktu masih jadi anak ingusan (sekarang masih sih, masih sering ingusan,apalagi musim hujan begini), di mana suatu ketika saya dibonceng oleh sepasang suami-istri yang merupakan tetangga saya di desa, pas hujan, pakai payung.

jadi begini ceritanya...

hari itu libur sekolah, saya main-main ke rumah tetangga saya. jarak rumah ke rumah tetangga saya itu lumayan agak jauh. jika menempuh sepeda motor menghabiskan waktu kurang lebih 15 menit.

sore pun datang, waktunya saya kembali pulang ke rumah. dan sore itu hujan turun sangat lebat. tapi tetangga saya itu ngga punya jas hujan, adanya payung. saya ngga bisa menunggu sampai hujan reda, karena hari sudah sore dan saya ngga boleh menginap di rumah tetangga sama orang tua saya. ya mau ngga mau kami harus menerjang hujan lebat dengan mengendarai sepeda motor dan sebuah payung berukuran sedang untuk melindungi kami dari hujan.

kami boncengan tiga, pak jumak yang menyetir, ibu nur yang memegang payung, dan saya di tengah-tengahnya. kecepatan motor pun tidak terlalu kencang, namun waktu itu hujan lebat disertai angin yang cukup kencang.

ketika melewati persawahan yang lapang, tiba-tiba angin kencang menghempaskan payung yang dipegang bu nur hingga payung terbalik, namun, yang terbalik ngga hanya payungnya, kami bertiga juga ikut terbalik. kami pun terjatuh dari sepeda motor, dan sialnya, saya nyemplung sawah yang sudah jadi kubangan air lumpur.

setelah kejadian itu, saya ngga kapok. beranjak gedhe, saya mempelajari bagaimana mengendarai sepeda motor dengan memakai payung. dan kini, saya mau sombong sebentar, saya menjadi seorang expert di bidang pemotor-payung.

terimakasih sudah menyempatkan membaca cerita saya yang ngga penting ini.

sekian.