Translate

Senin, 07 Maret 2016

The Jerry Boy

Tangan dan otak saya gatal untuk menceritakan tentang Jerry. Siapa Jerry? He is such my inspiration boy.
Jerry adalah seorang murid sekolah dasar di salah satu sekolah dasar swasta di Malang. Waktu saya mengajar di sekolah tersebut, saya menjadi gurunya Jerry di kelas 3. Saat ini Jerry duduk di kelas 4. Dia tumbuh menjadi anak yang baik dan memiliki peningkatan yang baik dalam studinya.
Mengapa dia jadi inspirasi saya?
Saya akan bercerita tentang anak emas saya ini.
Jerry merupakan seorang anak laki-laki yang tidak bisa diam waktu di kelas. Dia selalu bergerak walaupun ketika dia sedang duduk. Dia suka ngobrol. Dia juga suka ngupil. Kalau dia tidak banyak bergerak bukan berarti dia memperhatikan guru tapi dia sedang melamun. Tulisan tangannya bagus banget sampai-sampai ngga bisa kebaca, hehehe...di antara sekian guru mungkin cuma saya yang bisa baca tulisannya Jerry :D
Tapi ajaibnya, dia selalu mendapat nilai yang baik, sangat baik saat ulangan harian maupun ujian tengah semester dan ujian semester. Dia juga punya hati yang baik.
Dia suka membagikan kue pada temannya.
Segala baik buruk sikapnya, dia tetap terlihat menawan di mata saya.
Dia periang. Dia pemaaf. Tidak memendam kesalahan teman maupun gurunya. Lucu. Menggemaskan. Lovable sekali 😍

Saya sudah tidak mengajar lagi di sekolah itu, tapi Jerry selalu ada di ingatan dan hati saya. Jerry mengajarkan saya arti hati yang tulus dan murni. Kini Jerry menjadi anak didik dan anak kesayangan teman saya yang juga mengajar di sekolah tersebut. Dan teman saya pun jatuh hati pada Jerry.
Saya selalu memantau perkembangan Jerry melalui teman saya. Kabar gembira datang ketika teman saya bilang bahwa tulisan tangan Jerry mulai bisa terbaca.
Lucunya, Jerry mengubah beberapa kalimat sesuai dengan mood-nya hari itu.
Di agenda yang wajib ditulis siswa , siswa diharuskan menulis kalimat "I am happy because I can do all subjects", namun Jerry ngga pernah mau menulis kalimat itu. Katanya dia ngga happy hari itu. Teman saya yang jadi guru sekaligus wali kelasnya ngga pernah mau menyerah dengan sikap keras kepala Jerry itu. Teman saya bilang bahwa dia harus tetap menulis kalimat akhir namun diberi kebebasan sesuai mood-nya hari itu.
Akhirnya Jerry menulis kalimat "I feel good" dengan diikuti gambar ikon smiley dengan 2 gigi depan di akhir kalimat yang sontak menimbulkan tawa teman saya. Karena apa? Karena kejujuran Jerry dan ikon smiley yang menyerupai dirinya. Yup, Jerry memiliki 2 gigi depan yang agak menonjol. Dengan kata lain, Jerry menggambar ikon tentang dirinya sendiri.
Oh my God, I found that SO lovely 💖

Kemudian teman saya mengirimi hasil tulisan agenda Jerry. Here it go,

Minggu, 06 Maret 2016

Peternakan Kuda Megastar Indonesia

Akhirnya kesampaian juga pergi ke kebun bunga matahari di kota Batu.
Minggu kemarin saya dan teman "bolang" saya yang bernama Ade, berlibur ke Peternakan Kuda Megastar Indonesia. Kebun bunga matahari yang terkenal di sosial media Instagram ternyata jadi satu lokasi dengan peternakan kuda Megastar. Lokasinya tepatnya di Jalur Lintas Barat Batu. Jalibar bisa ditemukan setelah melewati jalan Oro-oro Ombo.
Karena kemarin adalah kali pertama saya dan Ade ke tempat itu, perjalanan kami dibumbui rasa nyasar dan kebingungan, hehehe...
Melihat google maps kurang membantu, jadi kami memutuskan bertanya pada penduduk setempat.
Saran aja nih, kalau ingin merasakan petualangan yang bener-bener petualangan usahakan berinteraksi dengan penduduk setempat, entah sekedar untuk menanyakan arah. Minimalisir penggunakan gadget. You will find out it's so much of fun.
Kembali ke jalan yang benar. Kami berhenti di sebuah warung gorengan pinggiran. Kami bertanya lokasi Peternakan Kuda Megastar pada ibu penjual gorengan. Sambil mengobrol kami membeli gorengan, memakannya di tempat sambil minum susu hangat. Hikmah yang kami dapat saat itu adalah berinteraksi dengan penduduk setempat bisa juga menjadi berkat bagi penduduk tersebut. Sekecil dan sesederhana kebaikan kita, pasti mendatangkan berkat tersendiri bagi orang lain.
Setelah mendapat informasi dan perut kenyang kami melanjutkan perjalanan. Tidak jauh kemudian kami sudah sampai di Peternakan Kuda Megastar Indonesia Batu. Sebelum masuk kami harus membayar HTM sebesar Rp 25.000,-/orang.
Di dalam peternakan tersebut kita mendapat pemandangan ajaib dari taman bunga matahari. Sayangnya waktu itu banyak bunga matahari yang layu.
Setelah memarkir sepeda motor, kami langsung take a lot of selfie and wefie :D
Kami buru-buru ambil foto sebanyak-banyaknya karena cuaca waktu itu mendung.


Tidak lama kemudian hujan turun dan menimbulkan kesan magis di tempat itu. Bukit Panderman yang menjadi latar belakang kebun bunga matahari terselubung kabut berlapis, yang walaupun tertutup kabut namun kami masih bisa melihat gradasi warna pepohonan yang indah.
Hujan turun tidak lama. Setelah hujan reda kami menuju kandang kuda yang terletak di sebelah kiri kebun bunga matahari. Namun sayangnya kami tidak dapat menunggangi kuda karena tanah yang becek akibat hujan barusan. Kami hanya bisa mengambil foto dari jarak dekat. Saya memberanikan diri untuk menjamah kuda yang ada di lapangan pacu. I think horse is such a cute animal ❤

Sewaktu di sana, saya menikmati udara yang sangat sejuk, pemandangan yang luar biasa indah, menikmati ciptaan Tuhan yang cantik, membuat saya merasakan betapa Tuhan ajaib. Saya merasakan Tuhan begitu dekat melalui hembusan angin sepoi yang lembut dan sejuk.
Saya teringat firman Tuhan yang saya baca pagi ini di Keluaran 19 tentang perjalanan bangsa Israel menuju tanah perjanjian. Dimana dalam perjalanan mereka suka menggerutu dan bersungut-sungut padahal pertolongan Tuhan nyata bagi bangsa Israel; tiang awan di waktu siang, tiang api di waktu malam, manna dan daging burung untuk santapan, dan air manis untuk diminum. Tapi seakan semua penyertaan Tuhan tidak pernah cukup bagi mereka. Sampai akhirnya Tuhan sendiri menunjukkan dirinya melalui guntur dan petir dengan suara yang menggelegar. Barulah mereka sadar.
Sebenarnya di saat kita mensyukuri hal-hal kecil dan sederhana, kita dapat melihat dan merasakan Tuhan ada. Dari sini saya belajar untuk tidak menyepelekan hal-hal baik dalam hidup.
Saya juga tahu dan sadar bahwa Tuhan tidak jauh. Tuhan dekat.

Then now, my heart can't stop to see what's good and always grateful day by day. Thanks God 💕

Kamis, 12 November 2015

Usaha Mengumpulkan Keberanian

Usaha mengumpulkan keberanian.
Keberanian untuk bicara jujur tentang perasaan.
Keberanian untuk bersikap jujur dengan diri sendiri.
Keberanian untuk memutuskan menjadi kuat setelah tersakiti.
Keberanian untuk bangkit setelah terjatuh.
Keberanian untuk kehilangan.
Keberanian untuk memaafkan meski tersakiti terulang-ulang.
Keberanian untuk tetap menikmati alunan musik yang mengingatkan dengan kenangan.
Keberanian untuk tetap berbuat baik meski kebaikan sudah disalahgunakan.
Keberanian untuk terus melangkah meski berkali-kali tersandung batu yang bukan engkau sendiri yang sengaja kau tendang.
Keberanian untuk mengambil resiko meski hatimu tergores luka.
Keberanian untuk selalu bersyukur meski yang dialami tidak seperti yang diingini.
Keberanian untuk tetap bermimpi.
Keberanian untuk menggapai mimpi.
Keberanian untuk tetap tersenyum 
Keberanian untuk berkata "semua akan baik-baik saja" meski tidak tahu kapan datang waktunya.

Karena..
Terkadang keberanian yang kita ambil, akan menuntun kita kepada siapa kita sebenarnya.

Kamis, 08 Oktober 2015

Mendadak Puitis

Siang ini, otak saya menciptakan kalimat-kalimat ini.


Aku tidak pandai soal cinta
Aku tidak mahir menghapus kenangan

Kenangan…

Yang aku tahu,

Kenangan itu mematikan

Mematikan jiwa yang tengah berjuang bangkit
Mematikan harapan yang tengah tumbuh
Mematikan semangat untuk melangkah jauh membelakangi masa lalu

Dan yang paling mematikan dari yang mematikan

Kenangan sanggup membunuh jiwa dan hati yang datang

Jiwa dan hati yang tak bersalah
Jiwa dan hati yang membawa harapan akan arti cinta sesungguhnya

Untung otak masih mampu diajak kerja sama
Kupikirkan bagaimana

Bagaimanapun jiwa dan hati yang datang punya kesempatan
Bukan untuk melukainya dengan kenangan lalu
Tapi,
Untuk membuatnya berharga walaupun tak tahu ujungnya

Kenangan,

Harusnya mereka tak punya andil
Andil untuk berperan dalam hidup masa depan

Ibu pernah berkata,
“Kenangan bukan untuk diingat-ingat.
Jika kenangan datang, ia harus hanya mampu memberi pelajaran”

Waktu,

Bertempur bersama waktu melawan kenangan

Jiwa dan hati yang sudah berani datang,
Ia lebih berharga daripada kenangan yang hanya membawa kecewa
Hidup terlalu berharga
hanya untuk melukainya lagi dengan kenangan yang sudah menemui ujungnya

Waktu,
Berjalan bersama waktu melukis kenangan yang lebih indah

Hingga saat kenangan tercipta kembali
Ia akan membuat jiwa dan hati bersuka dan bersyukur

Satu hal yang aku pelajari, kenangan tak bisa diusir
Karena kenangan terus tercipta selama nafas di dalam raga

Yang bisa diubah hanyalah
Bagaimana menciptakan kenangan yang membuat-
sekalipun air mata harus mengalir-
jiwa dan hati menari


Sabtu, 03 Oktober 2015

Resep Bahagia

BERSYUKUR




BERSYUKUR






BERSYUKUR





                  BERSYUKUR





                                                                                                    BERSYUKUR



Sup Merah. Tunggu! Bukan. Tapi, Sup Tomat

Jadi, ceritanya hari kamis saya mendadak ngidam sup merah komplit (wortel, polong, daging ayam, ham, dan jamur kancing). Seperti biasa, otak saya langsung bikin skenario kecil tentang "How To Make Sup Merah". Sebelumnya memang saya pernah memasak sup merah tapi itu dulu, sekitar 3 tahun yang lalu. Karena malas browsing gara-gara koneksi internet di rumah saya parah banget (read : lemot pol!), jadi saya mengira-ngira kira2 bahannya apa saja dan cara memasaknya gimana.
Besok paginya, sekalian antar adik sekolah, saya mampir ke pasar. Setelah muter-muter saya cuma dapet beberapa bahan saja seperti tomat, wortel, bawang bombay, jamur kancing, dan daging ayam. Tapi tak apa, sudah cukup buat saya.

So, berikut ini saya mau share resep sup merah a la saya yaa..no tomato pasta and MSG :)

Step 1
1. Bersihkan daging ayam (lebih baik pilih bagian dada ayam)
2. Usahakan benar-benar bersih.
3. Rebus ayam di dalam +/- 1,5 liter air
4. Rebus hingga ayam menjadi empuk
5. Setelah ayam empuk, matikan kompor dan sisihkan.
6. Potong dadu daging ayam rebusan 
catatan : Jangan buang air rebusan ayam karena dapat berfungsi sebagai kaldu.

Step 2
1. Bersihkan semua bahan, seperti wortel, dan jamur kancing
2. Potong dadu wortel dan jamur kancing
3. Rebus wortel dan jamur kancing hingga matang tapi jangan sampai terlalu matang
4. Sisihkan

Step3
1. Rebus makaroni kering, kira-kira sebanyak 3 genggam
2. Masak selama 9 menit
3. Sisihkan

Step 4
1. Bersihkan tomat kira-kira 1/4 kg
2. Haluskan tomat dengan blender
3. Sisihkan
catatan : Saya lebih suka memasak beserta biji tomatnya juga. Sehat! :D

Step 5
1. Cincang 1/2 bawang bombay
2. panaskan kompor, tuang 1 sdm minyak goreng / minyak sayur
3. Tumis bawang bombay hingga harum
4. Masukkan tomat yang sudah dihaluskan
5. Masak hingga mendidih
6. Masukkan ayam, wortel, dan jamur kancing 
7. Masukkan kaldu ayam
8. Masak hingga mendidih
9. Masukkan makaroni
10. Bumbui : gula, merica dan garam sesuai selera

SELESAI!
Sup merah sehat tanpa pasta tomat dan MSG tapi rasanya cukup memanjakan lidah dan perut.
Selamat mencoba.
Karena, kesehatan orang yang kita sayang itulah yang terutama :)


Kamis, 03 September 2015

Quote Of The Day

Beberapa hari dalam seminggu ini, aku menemukan beberapa kalimat yang memiliki makna yang dalam. And guess what? I saw it from young boys sweater and t-shirt on the street.

Ada dua kalimat yang aku lihat dan menancap di pikiran. So, here it goes :

1. "When you feel doubt, think like you are a child"

Dalam bahasa Indonesia artinya "ketika kamu merasa ragu-ragu, berpikirlah seperti kamu adalah seorang anak kecil". Well.. IT IS SO DEEP, right?
Kenapa?
Coba lihat tingkah anak kecil waktu mereka merasa ragu-ragu akan suatu hal atau melakukan sesuatu.
Kalo mereka sedang ragu-ragu pada sesuatu, mereka tidak akan malu dan sungkan untuk tanya pada orang tua atau kakak atau orang yang mereka tuakan. Mereka punya rasa kepercayaan yang besar pada orang tua atau kakak mereka. Kalau menurutku itu sikap yang sangat menghargai orang tua.
Sering sih aku lihat banyak orang yang merasa diri pandai dan tahu segala hal sehingga kurang menghargai atau menghormati nasehat atau perkataan orang yang lebih tua. Lepas dari mereka lebih berpengalaman atau tidak, tetap saja mereka orang tua yang harus dihargai dan dihormati.
Sebagai masyarakat yang menganut budaya timur, IT IS A MUST buat menghargai dan menghormati orang yang lebih tua.
Itu yang pertama.
Kedua, yang ngga kalah dalam maknanya.
Coba lihat anak kecil ketika dia ragu-ragu. Dia akan bertanya dan mencari kepastian pada orang tua mereka, entah ayah, ibu, kakak, kakek atau nenek mereka.
Yang aku ingin katakan adalah, mereka tahu pada siapa mereka percaya. Kalau tadi aku berbicara soal orang tua di dunia, kali ini aku berbicara soal Tuhan. Yang bisa kita ambil pelajaran yaitu, saat kita mulai ragu-ragu buat melakukan sesuatu karena kita ngga tahu ke depannya, belajarlah percaya pada Tuhan. He knows what the best for us even though we do not see His ways.
Rasa percaya yang luar biasa pada anak-anak ketika mereka ragu-ragu yang bisa dan harus kita buat pelajaran hidup.
Let's say "WE ARE NEVER WALK ALONE".

2. "More faith, more power"

yang artinya "iman yang lebih, kekuatan yang lebih". You know what? Aku lihat tulisan itu di sweater pemuda dengan style punk.
Lepas dari siapa yang pake baju, tulisan di baju itu powerful!
Let's say, kalau kita punya iman dan rasa percaya yang besar, percayalah kita akan mendapat kekuatan yang lebih juga buat meraih apa yang kita impikan. As simple as that.

So, have a great day people :)